Love In Korea Part-10

nami

Naura membalut bahu Min Wu yang baru saja dia bedah untuk mengeluarkan peluru yang bersarang disana dengan perban. Begitu mendengar Min Wu tertembak Naura langsung menuju ke tempat yang diberitahukan Manager Choi , dan sebelum sampe sana dia mampir ke toko obat untuk membeli keperluan pengobatannya. Dan dia pun meninggalkan sesosok pria yang memperhatikannya dengan pandangan kecewa dari dalam restoran itu.

loading...

Di pojok ruangan Yoon nampak duduk dengan muka kusut, dia terus memperhatikan Naura semenjak datang. Yoon melihat Naura dan Min Wu sangat dekat meskipun mereka tidak banyak bicara. Dan Yoon tahu kalau Naura bukanlah orang Korea.

” Kau yakin ini sudah cukup aman buat dia? ”
” Tentu saja, saya seorang dokter ” Jawab Naura tersinggung ditanya demikian oleh orang asing itu
” Dia kakak ku ” Ujar Min Wu mengenalkan Yoon ” Dan ini dr. Naura kak ”
” Kekasihmu ? ” Yoon melirik mereka berdua dengan bergantian
” Bukan urusanmu ” Min Wu bangkit dan duduk di tempat tidurnya, Naura membetulkan bantal di belakang Min Wu agar bisa bersandar dengan nyaman ” Thanks…. ” Min Wu melirik mesra pada Naura yang cuma mengangguk dengan pipi yang tiba2 merona merah.
” Saya keluar dulu, silahkan kalau mau bicara ” Naura hendak keluar kamar, namun Min Wu menarik tangannya sampai Naura duduk di samping Min Wu
” Duduklah disini, aku ingin kau dekat denganku. Aku takut mati ” Ucap Min Wu sambil tetap menggenggam tangan Naura yang nampak salah tingkah.
” Ada apa sebenarnya kak? kenapa sampai bersama dengan orang itu? dan kenapa kau berhutang padanya? ” Min Wu mulai mengintrogasi kakaknya
” Aku sudah 2 bulan di Korea, aku mengenalnya sejak di Thailand. Dia meminjamiku uang untuk tiket dan semua yang ku perlukan ”
” Dan apa imbalan yang kau janjikan? ”
” Aku hanya bilang dia akan ku jadikan aktor hebat di korea, karena aku punya seorang adik aktor terkenal”
” Dan kau membohonginya ”
” Aku tidak membohonginya, aku benar kok kalau adikku seorang aktor terkenal kan? hanya saja aku kan bukan produser….. ”
” Sekarang apa yang akan kau lakukan? Aku ga bisa menolongmu lagi kak. satu2nya saranku, kembalilah ke USA, kau punya banyak tugas disana. Mom dan Daddy akan senang kalau kau kembali. Aku tidak akan melaporkan kasus ini ke polisi, karena kalau aku lapor kau akan ikut terseret juga.”
” Aku akan kembali ke USA asal kau memberiku satu hal ”
” Apa ? ” Min Wu jengkel melihat kakaknya masih saja mengajukan syarat disaat dia sudah membahayakan nyawanya seperti itu.
” Berikan gadis di sampingmu untukku ” Yoon melirik Naura yang diam tak mengerti pembicaraan kakak beradik dalam bahasa Korea itu.
” Apa kau sedang menawarkan nyawamu padaku ??? ” Min Wu marah
” Hahahaha…. aku tahu kau sedang jatuh cinta padanya. Aku hanya bercanda, aku akan kembali ke USA setelah melihatmu pulih. Maafkan aku…. Kali ini aku benar2 menyesal telah membahayakanmu  ” Yoon menatap adiknya dengan penuh permohonan.
” Kau benar2 menjengkelkan…. ” Min Wu masih manyun, dan Yoon tahu kalau adiknya itu sudah memaafkannya
” Aku tinggalkan kalian berdua, bersenang2lah….. ” Yoon keluar kamar sambil mengedipkan sebelah matanya ke Naura. ” Ku serahkan dia padamu…. ” Ujarnya dalam bahasa inggris dan itu sungguh membuat Naura salah tingkah. dia hanya membalas mengangguk ketika Yoon mengangguk padanya.
” Bisa lepaskan tanganku? ” ucap Naura pelan sambil menunduk tak berani menatap Min Wu.
” Aku lepaskan tanganmu, tapi maukah kau peluk aku? aku benar2 membutuhkannya saat ini….. ” Min Wu melapaskan tangan Naura, dan pelan2 menarik orang yang dicintainya itu ke pelukannya. Naura seakan tersihir dan menurut saja, bahkan tangannya melingkar di punggung Min Wu ” Tetaplah bersamaku sampai aku sembuh… aku benar2 takut…” Naura hanya mengangguk pelan. Tanpa Min Wu ketahui Naura sebenarnya sedang galau, dia meninggalkan tempat pertemuan dengan ayahnya, orang yg selama 24 tahun ini menjadi bayang2 di kehidupannya.
” Maafkan aku bu…. ” ucap batin Naura.

*****************************************************************************

Di sebuah ruang rapat, San nampak sedang dicecar pembimbing lain yang akan mengeliminasi Naura
” Maaf presdir, ini sudah benar2 keterlaluan. Miss Naura menghilang tanpa kabar dan anda masih berkeinginan mempertahankannya di kompetisi ini. Kami semua keberatan ” Ucap Mrs.Eun Jung.
” Saat ini kita lost kontak dengan Miss Naura, kenapa yang kalian pikirkan hanya mengeliminasinya? dimana letak prikemanusiaannya? Kenapa tidak dipikirkan kalau kita telah kehilangan seorang warga asing yang seharusnya menjadi tanggung jawab kita keberadaannya di Korea ini? ”
” Tapi kompetisi ini bukan kompetisi main2 presdir. Kita tidak bisa menunda kompetisi ini hanya karena hilangnya seorang peserta ” Mr.Nicko mengomentari
” Saya presdir disini, dan saya putuskan kompetisi ditunda sementara sampai kita bisa menemukan Miss.Naura ” San meninggalkan ruang rapat dengan penuh emosi. Dia segera masuk ke ruangannya dan menelpon Min Wu, tapi yang mengangkat ternyata Mr.Choi
” Kembalikan Naura, dia harus mengikuti kompetisi ini. Kau tidak bisa menculiknya semaumu. Bilang pada bossmu !! ” Ucap San dengan marah
” Maaf presdir, maksud anda apa? Siapa yang menculik siapa? ” Mr. Choi pura2 bego. Dia emang sudah ditugasi oleh Min Wu untuk menyembunyikan keberadaan Naura. Dan Min Wu sengaja tidak pulang ke rumah maupun apartemennya.
” Aku tahu Min Wu juga tidak datang ke tempat syuting, jadi beritahu aku dimana aku bisa membawa Naura pulang. Karena kalau dalam 1 x 24 jam lagi dia tidak kembali aku akan melaporkan ke polisi kalau Naura telah diculik !!!”
” Maaf presdir, saya tidak tahu mengenai masalah itu…. ” Manager Choi menutup telponnya sambil nyengir.

Dia memandang ke Balkon hotel dimana Min Wu dan Naura nampak sedang bicara berdua. Yoon baru saja datang dari luar

” Berapa lama mereka kenal ? ”
” Lumayan lama ”
” hmmm…. barusan aku bertemu komisaris Han di loby. Aku bilang sedang liburan dengan Min Wu disini. Hah… orang tua itu tambah kaya saja sejak dapetin Min Wu ”

Mendengar itu manager Choi nepuk jidatnya sendiri sambil ngeloyor ke sofa. Dia tahu keadaan mereka sudah tidak aman sekarang. Sementara itu Naura baru saja selesai mengganti perban Min Wu.
” Lukanya sudah mengering. kau akan segera pulih. Tapi akan sedikit meninggalkan prasasti di bahumu ” Ucap Naura sambil menatap hasil karyanya itu
” Hei… Pandang aku. Lukaku tidak menarik, lebih menarik lagi wajahku…” Min Wu mendekatkan mukanya ke muka Naura.
” Semua orang tau itu…” Naura menjauhkan wajahnya dan segera duduk manis di samping Min Wu. Entah kenapa, meskipun sudah lama mengenal pria itu, Bahkan sudah pernah diciumnya namun Naura selalu dibuat salah tingkah kalau dekat dengannya.
” Kau sungguh cantik dokter. Aku benar2 jatuh cinta padamu ” min Wu menatap mata Naura dengan mesranya.
” Ini dialog di adegan yang mana? ” Naura masih sok kalem aja sambil berusaha berdiri bermaksud meninggalkan Min Wu. Namun Min Wu malah berdiri dan menarik Naura Ke pelukannya. Dan tanpa ragu mendaratkan bibirnya di bibir Naura yang masih shock itu. Untuk ke 3 kalinya Min Wu mencium Naura. Meskipun Naura hanya membalasnya dengan lembut dan malu2, Min Wu malah mempererat pelukannya. Tiba2 keromantisan itu harus berakhir tatkala seseorang berdehem di belakang mereka. Ternyata San sudah berdiri dengan muka yg dibakar cemburu.
” Aku akan membawanya pulang !”
” Siapa yang mengizinkanmu masuk?! ” Min Wu juga nampak jengkel melihat saingannya itu ada di sana
” Masih bagus aku sendiri yg menjemputnya. Karena kalau dia sampe tidak pulang dengan cepat bukan hanya aku yang menjemputnya. Tapi polisi juga akan menjemputmu dengan tuduhan penculikan ”
” Apa orang diculik bisa kelihatan sebahagia ini ? ” Min Wu melingkarkan lengannya di bahu Naura yang nampak salah tingkah.
” whatever…. aku akan membawanya pulang. Mari Naura-ssi kita keluar dari sini. Kau harus melanjutkan kompetisimu… ” San melirik Naura. Naura masih diam karena Min Wu masih melingkarkan lengannya di bahu dia.
” Kenapa kau tidak biarkan dokter itu memutuskan sendiri?? diam disini atau ikut denganmu presdir ” Yoon menimpali perselisihan itu.
” Ide bagus Mr.Yoon… ” Ucap presdir tanpa melirik sedikitpun pada Yoon. Matanya tetap menatap tajam Min Wu ” Kakakmu lebih bijak ”

Naura yang merasa sebagai biang perselisihan itu pelan2 melepaskan diri dari rangkulan Min Wu
” Maaf saya harus kembali ke kompetisi…. ” Dia segera meraih tasnya dan berdiri di samping San.
” Kami permisi ” San dan Naura mengangguk bersamaan pada Min Wu dan Yoon. Sementara Min Wu hanya menatap kepergian keduanya dengan muka jengkel.

San menarik tangan Naura cepat2 menuju tangga darurat
” Lepaskan tanganku, kenapa kau harus menarikku seperti ini…. ” Naura mencoba melepaskan pegangan tangan San, namun bukannya lepas tangan San makin erat saja.
” Jangan banyak bicara, ikutlah denganku ” Ucap San datar
” Kenapa tidak menggunakan lift saja? pake tangga darurat gini kan melelahkan….” omel Naura
” Sudah ku bilang tutup mulutmu ” Kali ini suara San sedikit keras, dan itu ternyata cukup untuk membuat Naura terdiam dan mengikuti langkah San dengan pasrah. San berusaha untuk mencapai parkiran dengan cepat. Karena dia ingat kata2 ayahnya tadi waktu memberitahu keberadaan Naura.

” Datanglah ke kamar 2097. Keluarkan dokter itu secepatnya dari sana. kau hanya punya waktu 30 menit. keluarlah lewat tangga darurat, jangan gunakan lift ” Ujar komisaris Han waktu menelpon San. San yang waktu itu ada di Star Hotel segera ngebut ke alamat yang diberitahu ayahnya itu dan segera mengeluarkan Naura dari sana. Meskipun San tidak tahu alasan apa yang membuat ayahnya memberikan instruksi itu, namun dia tahu ayahnya tidak main2 dengan perkataannya. Dan San pun segera mengajak Naura masuk ke mobilnya begitu mereka sampai di parkiran

” Maafkan aku, apa tanganmu sakit ? ” Ujar San begitu dia sudah duduk di belakang kemudi di samping Naura. San bermaksud meraih tangan dokter cantik yang diam2 telah menarik hatinya itu untuk melihat bekas pegangannya, Namun Naura dengan sigap menepiskan tangan San
” Jangan sentuh aku, kau sudah sangat menyakitiku ” Naura membuang mukanya ke samping.
” ahmm….maafkan aku juga sudah mengganggu keromantisanmu dengannya ” Ujar San dengan sinis seraya menyalakan mobilnya dan menjalankannya dengan pelan. Hal itu membuat muka Naura merah.
” Bukan itu maksudku… Kau menyeretku seperti aku ini anak TK saja. Aku ini seorang dokter, sudah dewasa dan tidak sepatutnya diperlakukan seperti itu. Tanpa kau seretpun aku akan tetap ikut denganmu !”
” Ok.. ok…. forgive me please…. ” San menyerah. Dia segera mengantar Naura ke apartemennya, dimana Kavita sudah menunggunya dengan harap2 cemas. Setelah mengantar Naura, San segera kembali ke kantornya.

Kavita langsung menyeret Naura ke depan TV begitu dia sampe di kamarnya.
” Ada apa kau ini, aku baru datang, masih lelah. tidak selera dengan tontonan apapun ”
” Kau harus melihatnya, ini benar2 membuatku shock. tolong siapkan ambulance seandainya nanti aku pingsan ” Kavita mendorong Naura ke sofa depan TV, dia mengencangkan volume TVnya

Siaran langsung dari TKP, telah terjadi pengerebekan di sebuah apartemen 5 menit lalu. 2 orang pria ditangkap beserta barang bukti 5 kg sabu-sabu yang ditemukan di apartemen itu. Dan salah satu pria yang ditangkap itu seorang aktor dan penyanyi terkenal berinisial SMW.

Kemudian di layar TV terlihat suasana ricuh di Apartemen yang baru saja Naura tinggalkan itu. Min Wu dan Yoon nampak diborgol dan dimasukkan ke mobil polisi. Dan belum selesai berita ditayangkan, Kavita sudah ambruk pingsan. Naura shock berat melihat itu semua, kini dia tahu kenapa San menyeretnya ke tangga darurat. Naura yakin San mengetahui tentang peristiwa itu……

Keesokan harinya Naura langsung menemui San yang baru saja tiba di Star Hotel.

” Maaf mengganggumu, bolehkah saya bertanya?” Naura berdiri menghalangi jalan San

” Masalah apa? ” San menatap datar Naura, dia sepertinya sudah menduga apa yg akan disampaikan dokter cantik itu.

” Kau yang menyebabkan dia ditangkap ? ”

Sejenak san Menarik nafas. Panggilan ” Dia ” yang Naura sebutkan sekan2 mengesankan klo mereka sudah sangat dekat.

” Jangan libatkan dirimu dengannya. Disini kau tanggung jawab kami. Jika ada yang terjadi denganmu, kami akan kena juga ”

” Tapi kau tahu kalau dia tidak terlibat itu kan? ”

” Sudah berapa lama kau mengenalnya? Jangan mudah percaya siapapun. Dan yang terpenting, jangan libatkan dirimu untuk sesuatu yang kau tahu akan merepotkanmu !” San kembali melanjutkan langkahnya menuju ruangan dia. Meninggalkan Naura yang terpaku dengan sekelumit pemikirannya itu.

 

Sementara itu Min Wu sedang mendapat kunjungan dari tuan Han

” 90 {c70bb0c996bae7d9328bec109455424697a1dc79a9a9120dea124948d386f7e0} kontrak iklanmu dibatalkan. dan kau harus membayar ganti rugi. kenapa harus terlibat kasus seperti ini ? ”

” Apa dokter itu baik2 saja? kau berhasil menyelamatkannya? ” Min Wu menatap tuan Han dan mengabaikan pertanyaan bossnya itu

” Apa urusanmu dengan dokter itu? berhenti main2 dengannya ” Tuan Han membuang muka dengan jengkel

” Aku tidak main2 dengannya ”

” Lalu bagaimana dengan dendamu ? ”

” Bayar semua dengan uangku ”

” Kau akan miskin ”

” Kan ada anda, yg bisa membuatku kaya lagi ”

” Aku tidak mau ”

” Tidak ada alasan untuk menolakku ”

” Dengan syarat kau harus meninggalkan dokter itu ”

Min Wu terdiam . dia menduga itu akal2an San untuk menyingkirkan dirinya sebagai saingannya mendapatkan Naura.

” Apa ini ada kaitannya dengan permintaan putramu? Kenapa tidak bersaing dengan fair kalau dia emang menginginkan dia ” Min Wu menatap sinis komisaris.

” Ini semua bukan tentang mereka. Ini demi kebaikanmu Min Wu. Kau tak bisa mencintainya. Dia orang biasa yang tidak akan bisa mendongkrak popularitasmu. Kau saat ini butuh orang yang akan mengangkat kembali pamormu. Jangan sampai cinta menenggelamkan kariermu ” Mr. Han mencoba meyakinkan Min Wu yang nampaknya sudah jatuh hati pada Naura itu.

” Karierku berantakan karena ulah kakakQ, bukan dia. Dan pengacara akan membuktikan kalau aku tidak terlibat dengan kasus ini. Kau bisa menjaminku ”

” Aku akan menjaminmu dengan satu syarat……”

You may also like...

6 Responses

  1. red jasmine says:

    ini kok g ada lanjOOTannya…aku sedih… :(((

  2. arti says:

    Episod 11 mana mbk?

  3. arti says:

    lanjutan story nya mana mbk?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *