Mama Pun Menasehati Aku

HAri ini 20 Januari 2014,

Kemaren 19 Januari aku mimpi ketemu mamaku. Mama yg sudah 6 tahun dipanggilNya.
Dalam mimpiku, mama menunjukkan betapa sakitnya waktu mama ditinggalkan bapak yang meninggal karena tabrakan di th 2001.

loading...

Apapun itu, pada dasarnya aku bukan orang yang percaya mimpi. Tapi kali ini aku tetap ambil hikmahnya.  Mama mengingatkan aku untuk selalu mencintai suamiku. Mencintai
orang yang selama ini sangat mencintaiku. Mencintaiku apa adanya dan bukan karena apa2ku yang emang ga punya apa2 ini.

Aku pernah bilang ke suamiku, beruntung sekali orang yang masih punya orang tua. Tidak seperti aku yang sebatang kara dan ga punya tempat mengadu selain suamiku. JAdi ketika suamiku cemberuti aku, aku ga punya tempat mengadu lagi, kekanak2an emang. Tapi itulah aku.

Aku ternyata kurang pandai bersyukur, dan lupa bahwa dibalik semua peristiwa pasti ada hikmahnya. Aku diberikan suami yang sangat setia, amanah dan juga sangat mencintaiku. Bisa membimbingku menuju hidup yang lebih baik. Dan aku punya anak2 yang Alhamdulillah manis, cerdas, dan juga sangat menyayangiku.

I Love You Honey…. I Love You Rifan Muazin….
I’m Yours….

I-Love-You-Honey

 

And Thanks Mama…. I love u. May Allah give u the highest rank in Jannah. Aamiin…….

You may also like...

2 Responses

  1. yunni says:

    :'( sedih bacanya juga..
    Masha Allah,,setelah sejak kecil saya mengagumi tehh na,kini semakin dan semakin mengagumi mu. 🙂
    Barakallah fii hayatek,,
    Wa Allah yarham ummek wa abouk..
    🙂 🙂

    • admin says:

      Aamiin… Maksih teh yunni, hehe. Sy juga kagum ama teh yunni lho. Usia lbh muda dari sy tp pengalamannya udah luas dan tangguh. Semoga selalu diberi kesehatan dan umur yang panjang ya teh yunni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *