Sinopsis The Flash Season 2 (eps 2)

image

Di episode pertama kita lihat di saat Cisco bilang bahwa keamanan di Star Lab sudah diupgrade, jadi ga bisa sembarangan orang keluar masuk, tiba2 malah datang seorang cowok yang ngaku bernama Jay Garrick.

Semuanya waspada dengan kedatangan pria asing ini yang ternyata hapal semua nama yg ada disana. Dia mengatakan bahwa dia datang dari dunia kedua. Dimana dia bisa sampai di bumi ini karena tersedot oleh lubang aneh yang tiba2 muncul di dunianya (singularity).

Dia memperingatkan pada Barry bahwa dia harus waspada. Karena akan banyak orang2 dari dunianya yg akan mengincar Barry dan membahayakan orang2 terdekatnya. Dia juga mengatakan kalau Alrothstein ( atom smasher) atau yg aku panggil om robot itu adalah salah satu orang dari dunianya.

Ketika ditanya kenapa dia bisa tahu semua itu, Jay Garrick mengaku kalau dia juga seorang The Flash di dunianya. Dan dia kehilangan kecepatannya ketika di bumi ini. Bahkan dia juga mengaku kalau dia juga bermusuhan dengan Zoom. Bahkan sesaat sebelum dia terdampar di bumi ini, dia sedang bertarung dengan Zoom dan hampir saja dia mati kalau tidak segera tersedot oleh singularity itu.

Barry tetap tidak percaya dan dia meminta Caitlin melakukan serangkaian test untuk membuktikan kebenaran ucapan Jay itu
” Kalau kau berbohong, maka Zoom atau siapalah dia itu bukan hanya satu2nya musuhmu ” Ancam Barry sebelum dia memasukan Jay Garric ke penjara metahuman.

Saat melakukan serangkaian test dengan Caitlin, jay menceritakan bagaimana asal mulanya dia menjadi seorang The Flash. Dan Caitlin nampak terpesona ketika dia tahu kalau Jay itu seorang ilmuwan juga ” Paruh waktu aku seorang ahli kimia, paruh waktu sebagai fisikawan dan paruh waktu lagi sebagai pahlawan super ” Ucap Jay menjelaskan pekerjaannya di dunia 2.

Sementara itu, Cisco, Barry, Prof Stein dan West nampak sedang membicarakan masalah multiverse ini. Mereka membahas bagaimana Jay bisa masuk ke dunia mereka. Dari semua yang ada nampaknya cuma Joe yang gagal focus. Hehe.

Karena pening dengan diskusi masalah dunia ke 2 dan dunia lainnya, Joe memilih kembali ke kantor. Dan di kantor dia ditemui seorang petugas polisi wanita bernama Patty Spivot yang mengajukan diri untuk bergabung di kesatuan Joe sebagai polisi anti Meta Human. Namun Joe menolaknya dengan tegas meskipun spivot mengatakan kalau kondisinya bugar dan dia juga cerdas karena bisa mengambil 3 jurusan skaligus di kampusnya, biologi, fisika dan kimia.

Sementara itu Cisco menginformasikan supaya Barry agar segera meluncur ke sebuah peristiwa kebakaran di dekat pantai. Dengan kecepatannya dan kibasan angin yang keluar dari putaran tangannya, api pun bisa dipadamkan Barry.

Namun masalah utamanya ternyata bukan itu. Tiba2 Barry diserang oleh seseorang yang tidak dikenal. Dia seorang meta human pasir. Yang bisa merubah wujudnya menjadi sekumpulan pasir yang tidak mempan diserang oleh Barry. Merasa mendapat lawan yg berat, Barry segera kabur.

Keesokan harinya Barry dan Joe sama2 menyelidiki kebakaran dekat pantai itu. Tp mereka tidak menemukan apapun slain bukti bahwa kebakaran itu memang di sengaja. Dalam kebingunganya, Spivot tiba2 datang. Dia menyerahkan se tube pasir pada Barry. Menurutnya itu satu2nya petunjuk yg dia dapatkan. Barry kagum melihat itu, tp Spivot bilang bahwa dia adalah penggemar Barry. Bahkan dia selalu membaca laporan2 hasil penyelidikan Barry yang begitu terperinci itu. Barry pun sedikit tersipu dipuji demikian. Dia berkata kenapa ga bergabung saja dengan team detektif, tp spivot bilang dia belum berhasil memecahkan kode ” TIDAk” nya Joe yang sudah menolaknya mentah2 itu.

Cisco yang diserahi Barry barang bukti berupa pasir itu nampak tidak menemukan petunjuk apapun. Namun Jay tiba2 nyeletuk kalau itu bukanlah pasir. Tp itu adalah sel manusia. Dan dia mengenal meta human itu yang ternyata bernama Sand Demon. Di dunia ke 2, Jay pernah bertarung dengannya. Namun Barry tetap tak mau mengindahkan perkataan Jay. Dia tetap belum mempercayai perkataan orang yg juga mengaku sebagai Flash itu.

Sementara itu prof Stein yang terus penasaran dengan adanya lubang penghubung antara dunia 1 dan dunia 2 akhirnya menyimpulkan kalau lubang itu terdiri dari material eksotik yg nanti bisa diunduh ke satelit Star Lab. Sehingga cisco bisa menemukan kebocoran materi eksotik itu. Jadi mereka bisa tahu dimana saja lubang penghubung itu.

Cisco menganalisa pasir yg diberikan Barry. Dan kembali, keanehan itu muncul. Dimana cisco bisa melihat peristiwa waktu Barry pertama kali diserang Sand Demon.

Sementara itu Joe nampak sedang mengintai seseorang. Di tangannya ada foto Sand Demon yang diketahui bernama Edi Slick. Namun rupanya Slick tahu kalau dia sedang diikuti Joe. Dia kabur. Joe mengejarnya. Namun di balik mobil melihat Slick sudah angkat tangan dengan posisi telentang di tanah. Sementara Spivot nampak sedang menodongkan pistol pada Slick
” Jadi…. apakah sekarang saya bisa bergabung dengan team anda????” Tanya Spivot pada Joe.

#Nie polwan 1 ini gigih juga yah pengen gabung jadi pasukan anti meta human

*******************

Joe mengintrogasi Slick. Namun dia tetap menolak bahwa bukan dia yang membakar gudang dekat pantai itu. Dan dia juga membantah kalau dia adalah seorang meta human.

Barry dan Spivot menyaksikan proses introgasi itu. Dan mereka nampaknya mulai nyambung. Ahmmm

Joe memberitahu Barry kalo apa yang dokatakan Slick itu benar. Dia punya alibi waktu kebakaran itu terjadi. Barry semakin bingung.

Di Star Lab. Cisco mengatakan kalau pasir itu emang sel manusia. Tapi Barry tetap tidak mempercayai itu. Apalagi itu yg dikatakan Jay Garrick.
Iris nampak menyadari sikap paranoid Barry. Dia meminta bicara berdua dengan Barry.

” Dia mengingatkanmu pada Harrison Wells? Itu kenapa kau tidak mempercayainya” ucap iris

” Kau tahu itu. Kita sangat mempercayainya. Dan itu menyebabkan banyak orang meninggal. Edie, ronie dan lainnya”

” Tapi tidak semua orang itu Harrison Wells. Kau mengalahkan dia karena kau percaya pada banyak orang. ” Iris berusaha mengingatkan Barry. Barry memang trauma terhadap orang yang mau membantunya. Dulu dia begitu ngefans sama dr. Wells. Dia juga dididik sebagai Flash oleh Dr. Wells. Namun kenyataannya, dr. Wells jugalah yang ternyata pembunuh ibunya yang selama ini dia cari.

Di kantor polisi, Joe dan Spivot terpaksa melepaskan Slick. Karena dia terbukti punya alibi dan tidak terlibat dalam kebakaran itu. Dengan jengkel, Joe menyuruhnya pergi. Namun baru beberapa detik Slick pergi, pria itu muncul lagi. Dan kali ini yang datang itu ternyata si meta human pasir yang langsung menyerang Joe sampai tersungkur. Spivot menembaki Demon tapi tak mempan. Karena yg ditembakinya berupa pasir. Dan dia langsung menculik si polwan itu untuk dijadikan sandera.

Mau tak mau Barry akhirnya meminta pertolongan Jay Garrick yang masih dikurung di penjara meta human. Garry minta petunjuk bagaimana mengalahkan Demon yang seluruh tubuhnya berupa pasir itu.

Jay memberitahu Barry bahwa satu2nya cara untuk melawan manusia pasir itu adalah dengan menyerangnya menggunakan petir. Karena ketika petir bertemu dengan pasir maka akan jadi kaca.

Joe nampak merasa bersalah atas diculiknya Spivot. Dia terus melakukan penyelidikan keberadaan polwan yang selalu memaksanya untuk bergabung ke pasukan anti meta human itu.

Di suatu tempat, Spivot nampak diikat di kursi. Sementara Sand Demon nampak sedang merakit bom. Spivot bilang kalau Flash akan datang dan dia tidak akan dapat dikalahkan dengan bom itu
” Bom ini bukan untuk membunuh Flash. Bom ini untuk membunuhmu ” ucap si Demon.

Di Star Lab, Caitlin, prof Stein dan Cisco masih mencari tahu posisi Spivot. Tiba2 Cisco pamit dan pergi ke ruangannya. Dia mencoba memberanikan diri untuk menggunakan kemampuannya melihat hal yg sudah terjadi. Pelan2 dia menyentuh pasir itu dan langsung saja dia bisa melihat dimana posisi Spivot dan juga Demon yang sedang merakit bom concussive itu.
Tiba2 stein datang dan dia nampak curiga dengan apa yang dilakukan Cisco. Tp Cisco ga mau menjelaskan. Dia langsung menemui Barry yang sedang dilatih Jay untuk menciptakan petir dari kecepatan larinya itu. Cisco memberitahu Barry dimana Spivot disandera dan juga masalah bom concussive itu.

Barry menyimpulkan kalau bom itu untuk pengalihan agar focus Barry terpecah. Kemudian Jay mengusulkan agar mereka juga membuat pengalihan si Demon. Dan dia siap untuk itu meskipun kekuatannya telah hilang.

Akhirnya Jay memakai kembali seragam Flashnya. Dia bilang dia kehilangan helmnya. Namun rupanya helm itu ada di Star Lab. Dan dengan senang hati Jay memakai kembali helm besi bersayap itu.

Merekapun bersiap2 untuk menyerang Demon dan membebaskan Spivot. Jay dikirim duluan ke persembunyian Demon. Dan Demon nampak terkejut melihat Flash yg berasal dari bumi ke 2 itu ternyata sama2 ada di bumi 1 jg.
Beberapa saat mereka nampak saling serang, dan Demon tahu kalau Flash Jay kehilangan kekuatannya. Saat itulah Barry masuk dan melepaskan Spivot. Namun bom itu tetaplah meledak dan menyebabkan semuanya terjungkal. Tp Spivot tetap selamat meskipun pingsan. Demon marah dan dia mencekik Jay. Saat itulah Barry memutari mereka dengan kecepatan tinggi sampai dia berhasil menghasilkan petir di tangannya dan langsung menembakannya ke Demon. Demon yg sedang dalam posisi melayang itu langsung membeku menjadi kaca dan brakkkk!!!! Dia hancur berkeping2 begitu tubuhnya menyentuh lantai. Game over sudah si Om Demon ini.

Saat itu Spivot siuman. Dia kaget melihat Flash ada disana

” Flash……”
” Coming…..” dan kedua Flash itu bersamaan menghampiri Spivot.
#ini adegan paling favorit di episode 2. Dimana keduanya nampak begitu kompak. Seperti pic yang aq upload di atas itu.

********************
Caitlin mengobati Jay yang nampaknya sedikit terluka karena dihajar Demon. Saat Barry datang, Caitlin minta diri dan membiarkan 2 Flash itu berbicara.

” Aku dengar mereka memanggilmu The Scarlet Speedster” Ucap Jay mengomentari julukan Barry

” Mmm begitulah. Kau sendiri ?”
” The Crimson Comet….” Jawab Jay.
Dan Jay kembali memngingatkan Barry agar terus waspada terhadap Zoom yang pastinya akan terus mengirim orang2 dari dunia 2 untuk membunuh Flash. Obsesi Zoom adalah menjadi yang tercepat di dunia manapun.

Spivot akhirnya bisa bernafas lega ketika Joe mengabulkan keinginannya bergabung di pasukan anti meta human. Namun Jay penasaran ketika hasil penyelidikannya spivot juga mengenal Mardon.
” Mardon membunuh ayahku waktu terjadi sebuah perampokan besar. Beberapa waktu kemudian aku tahu kalau Mardon memperoleh kekuatan meta human. Meskipun aku tidak memiliki kekuatan seperti mereka, tapi aku juga punya keinginan untuk melindungi orang2 dari kejahatan yg dilakukan para meta human itu. Dan aku tahu kau pun punya tujuan yang sama denganku ” ucap Spivot mengemukakan alasannya bergabung dengan pasukan anti meta human.

Saat Joe menuruni tangga kantornya, seseorang memanggil

” Joseph…..”
” Kenapa kau datang kembali ” tanya Joe dengan sinis.
” Aku ingin bertemu denganmu dan juga putri kita…..”
OMG ternyata ibunya Iris. Aku kira dia sudah meninggal….

Di Star Lab, Stein menanyakan pada Cisco apa yang terjadi padanya. Akhirnya Cisco memberitahu bahwa dia bisa melihat kejadian yang sudah lampau. Stein meminta Cisco memberitahu semua itu pada teman2nya yang lain. Namun Cisco nampaknya belum siap
” ini adalah pemberian Harrison Wells. Dan kau tahu apapun yang dilakukan Wells adalah kejahatan ” ucap Cisco.

Profesor Stein kemudian mengungkapkan hasil penyelidikannya dan Cisco selama ini mengenai lubang yang menghubungkan bumi 1 dan bumi 2 tempat Jay berasal. Dari materi eksotik uang diunggah ke satelit akhirnya mereka tahu ada 52 lubang penghubung bumi 1 dan bumi 2. Dan lubang yang terbesar justru ada di dalam Star Lab sendiri.

Belum selesai profesor menjelaskan semuanya. Tiba2 dia pingsan.

Sebelum episode 2 ini berakhir. Kita akan menyaksikan semacam kilas balik. Dengan latar warna seperti masa lalu. Nampak banyak anak2 dan seorang wanita dewasa yang bertindak sebagai pemandu. Mereka seperti sedang melakukan wisata di sebuah bangunan besar yang ternyata STAR LAB. Kegiatan mereka terhenti ketika seseorang datang. Si perempuan langsung menyambutnya dengan antusias
” Kita beruntung bisa dipertemukan dengan pendiri Star Lab ini dan sekaligus penyelamat Central City, Dr. Harrison Wells….”
Daaaaaaaaan….. munculah dia. Yang aku kira ga akan pernah melihatnya lagi di season 2 ini.
” Hello Kids…..” ucap Dr. Wells menyambut anak2 itu

Bersambung

Hufffttt….. banyak kejutan di episode 2 ini.
Adanya bumi ke 2
Ibu Iris masih hidup
Jay Garrick seorang Flash juga
Joe punya partner baru
Dan Harrison Wells ada lagi.

Bener2 makin seru. Episode 3 dan 4 tunggu aq siapkan dl ya. Karena emang udah tayang jg.

Google Ads

Recommended For You

About the Author: admin

Lina Irawan adalah Seorang Ibu Rumah Tangga, Istri, Produsen Baju Muslim, Hijab dan Cadar Label AleenaHijab.com, Menyukai Masak – Masakan. Film India, dan Drama Korea serta The Flash

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *